Halaman Dinkes Provinsi Sumsel, Palembang, Senin, 5 Februari 2024. Apel Pagi dipimpin oleh Pembina Apel, Sekretaris, H. Fery Fahrizal, SKM, MKM menjelaskan tentang jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN)
Palembang, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Dinkes Prov. Sumsel), Senin, 5 Februari 2024. Apel Pagi dipimpin oleh Pembina Apel, Sekretaris Dinas (Sekdin), H. Fery Fahrizal menjelaskan tentang jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam arahannya, Sekdin mengajak seluruh ASN dan Non ASN agar meningkatkan Disiplin. Ia menuturkan Disiplin PNS adalah kesanggupan PNS untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Salah satu kewajiban PNS itu adalah Masuk Kerja dan menaati ketentuan jam kerja. “Jam kerja normal PNS itu sekitar 7,5 jam sampai 8 jam sehari.. Nah, apakah kita sudah sudah mematuhi jam kerja tsb ? Adakah diantara anda, datang pagi, finger print sebelum jam 7.30 terus menghilang ntah kemana, kemudian kembali lagi ke kantor untuk finger print pulang jam 16” tegas Fery.

 

Ia juga mengingatkan kepada Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala Sub Bagian untuk memantau dan mengawasi kinerja para staf dikarenakan sudah berlakunya sistem e-kinerja yang sudah terintegrasi. “Oleh karena itu tolong Kasi/kasubbag dan Kabid untuk melakukan pengawasan, pembinaan terhadap stafnya.. Sistem perencanaan kinerja kita sekarang ini sudah melalui aplikasi e-kinerja, dimana dalam penyusunannya ada dialog antara pimpinan dan staf, mau mengerjakan apa setiap bulannya. Artinya dituntut untuk selalu berkomunikasi dengan bawahan, memberikan arahan, pembinaan” imbuhnya.

 

Sekdin juga memberlakukan tindakan sikap bagi staf yang melakukan perbuatan yang tidak patuh dan melanggar disipilin yang sudah ada ditetapkan berdasarkan tingkatan kategori hukuman disiplin ringan, sedang dan berat. “Jika kita sudah ada komunikasi, arahan, masih juga “bandel”, maka disinilah berlaku hukuman disiplin.. Ada 3 jenis hukuman disiplin yaitu a. Hukuman Disiplin ringan; b. Hukuman Disiplin sedang; atau c. Hukuman Disiplin berat. Hukuman disiplin ringan itu meliputi teguran lisan, teguran tertulis dan pernyataan tidak puas” tegasnya.

 

Kemudian tak lupa juga Fery mengingatkan agar memperhatikan paraf koordinasi melalui elektronik untuk staf yang memerlukan surat dari Kepala Dinas bertanda tangan elektronik. “kemudian agar memperhatikan paraf elektronik bagi kasi kasubag dan juga termasuk saya”, katanya. Hadir lengkap mendampingi apel, Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala Sub Bagian serta staf program pegawai.